KETUA PA.SITUBONDO

Drs. MUSLIM, SH., MH.

NIP. 19650529 19923 1 005

 

 

Rapat Bulanan

Kumpulan Tulisan

LINK PERADILAN

Pendapat Saudara

Pendapat Saudara tentang Website kami
 

Login Form



Data Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterHari Ini834
mod_vvisit_counterKemarin1371
mod_vvisit_counterMinggu ini4325
mod_vvisit_counterMinggu kemarin6814
mod_vvisit_counterBulan ini20387
mod_vvisit_counterBulan kemarin76328
mod_vvisit_counterSemuanya1409450
Inventarisasi BMN untuk Tertib Administrasi
Thursday, 08 March 2012 10:22

Inventarisasi BMN untuk Tertib Administrasi

Elsa Marta (kiri) didampingi Slamet Riyanto, SH saat menyampaikan materi Inventarisasi Barang Milik Negara (BMN)

Bogor | badilag.net (7/3)

Elsa Marta, narasumber dari Ditjen Kekayaan Negara Kementerian Keuangan menyebutkan bahwa tujuan dari Inventarisasi Barang Milik Negara (BMN) disamping untuk tertib administarasi juga untuk mempermudah pelaksanaan pengelolaan BMN.

Demikian disampaikannya pada acara bimtek penatausahaan BMN Ditjen Badilag di Bogor, Rabu (7/3).

Berdasarkan pengalamannya, Elsa mengungkapkan bahwa ada tiga hal yang biasa ditemui di lapangan dalam hal administrasi inventarisai barang yaitu data atau dokumen yang sama dengan fisik barang dan data yang berbeda dengan fisiknya.

Dalam hal dokumen yang berbeda dengan fisiknya, Elsa membaginya menjadi dua yaitu data yang lebih besar dari fisik barang dan data pada dokumen yang lebih Cialis Online kecil dari fisik barang.

Perbedaan data dan fisik tersebut diantaranya dikarenakan hilang atau rusak berat, maka ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan yang berlaku, diantaranya dengan penghapusan.

Terpenuhinya kesesuaian data dan fisik barang, menurutnya merupakan syarat untuk mempermudah dalam pelaksanaan pengelolaan BMN.

Dalam acara yang dibuka secara resmi oleh Sekditjen Badilag, Farid Ismail tersebut, Elsa juga menjelaskan jenis-jenis BMN yang diinventarisir.

Peserta Bimtek

Menurutnya, semua barang yang dibeli atau diperoleh atas beban APBN adalah BMN yang harus diinventarisir. Disamping itu, yang diinventarisir adalah barang yang berasal dari perolehan lainnya yang sah, barang hibah misalnya.

Bagaimana jika barang milik pribadi pegawai dipakai di kantor, laptop misalnya. Elsa menjelaskan bahwa barang tersebut biasa disebut barang milik pihak ketiga dan itu wajib diinventarisir.

Dikutip dari website : badilag.net

 



Design oleh Tim IT Pengadilan Agama Situbondo.